"Alhamdulillah kalau begitu, kita khawatir saja. Kalau begitu kita lebih enteng di Pansus jadinya," kata Wasekjen PPP yang juga anggota Pansus, M Romahurmuzy, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/2/2010).
Sebelumnya, Romi, sapaan akrabnya, menduga penetapan Bachtiar Chamsyah dalam kasus impor sapi dan mesin jahit 2004-2006 digunakan untuk menekan PPP yang kritis dalam Pansus. Apalagi, sehari sebelum penetapan tersangka, Mukernas PPP di Medan menyimpulkan adanya pelanggaran perundang-undangan dalam pengambilan kebijakan bailout Bank Century.
"Sehari setelahnya Pak Zakarsih Nur dipermasalahkan soal vila di Halimun, dan sehari kemudian Pak Endin Soefihara berkasnya dinyatakan lengkap. Itu menekan psikis kami. Namun sekai lagi itu dugaan. Hanya Tuhan dan yang menetapkan yang tahu," ujar dia.
Romi mengaku curiga dengan penetapan hukum tersebut karena melihat kebetulan-kebetulan yang terus berulang.
"Saya sebagai politisi tentu curiga dengan kebetulan-kebetulan yang
berulang itu," kata Romi.
(lrn/nik)










































