2 Kambing berwarna hitam bercampur warna putih itu ikut meramaikan aksi unjuk rasa yang diikuti 200 orang dari Jaringan Masyarakat dan Pemuda Antikorupsi (Jamper), Aliansi Masyarakat Nasional Indonesia (AMNI), dan Kapak.
Keberatan SBY agar simbol negara dihormati tampaknya tak didengar pendemo. Buktinya, kambing berpostur besar itu ditulisi "Boediono Maling" dan dipasang topeng bergambar wajah Boediono di bagian tanduknya. Sedangkan kambing ukuran kecil ditulisi "Sri Mulyani Maling" dan topeng bergambar wajah Sri Mulyani.
Kambing itu diserahkan pendemo kepada staf Humas KPK, Priharsa, di lobi Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (5/2/2010) pukul 16.45 WIB.
Tingkah kambing yang tidak bisa diam dan terus mengembek itu menyedot perhatian tamu-tamu, pegawai dan wartawan di KPK. Mereka tampak senyam- senyum melihat polah si kambing. Embeeek...embeeek!
Namun, penyerahan 2 kambing itu hanya simbolis. Pendemo meminta kambing itu lagi dan membawanya pulang. "Yach dibawa lagi kambingnya, kirain mau dikasih," celetuk seseorang yang menonton aksi ini disambut tawa gerr.
Selain kambing, pendemo dari Kapak juga menyerahkan BH, celana dalam dan ayam kampung. Sama seperti kambing, ayam itu juga dibawa balik pendemo setelah diserahkan secara simbolik.
Massa menuntut agar KPK menuntaskan kasus Bank Century. Massa yang nyaris saban hari ini berdemo dengan tema Century ini, juga meminta KPK memanggil Wapres Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Aksi membawa kambing ini sebelumnya berlangsung di Bundaran HI. Aksi ini memicu kemacetan di Jl Sudirman menuju Thamrin dan arah sebaliknya. Aksi massa di Jl HR Rasuna Said juga memicu kemacetan dari Menteng ke Kuningan.
(aan/nrl)











































