"Dari 129 program rencana aksi hanya 2 yang tidak tercapai," kata Kuntoro.
Program yang dapat rapor merah itu adalah program iklim investasi pertanian dan perikanan, berupa pencanangan food estate di Merauke. Menurut Kuntoro, program ini tidak berhasil dilaksanakan karena masih ada persyaratan tehnis yang masih harus dipastikan, seperti belum adanya kesiapan dari daerah tersebut.
Program lainnya yakni program peningkatan pelayanan pendidikan dasar 9 tahun yang bermutu dan terjangkau, berupa penguatan kemampuan bagi 30 ribu kepala sekolah dan pengawas sekolah pada pendidikan dasar 9 tahun dalam paradigma pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, enterpreneur dan menyenangkan.
 Â
"Meski pada 3 Februari 2010 mendiknas menyampaikan laporan mutakhirnya, telah ada tambahan 2700 kepala sekolah dan pengawas sekolah telah dilatih, namun UKP4 tetap memberi skor merah. Itu karena tepat pada hari 100 mereka memang belum menyampaikan laporan itu," terang Kuntoro.
Sejumlah program yang dinilai sukses oleh pemerintah antara lain tersedianya prasarana air minum di 1.379 lokasi, pengoperasian pelayanan kepelabuhan dan kepabeananan 24 jam per hari di sejumlah pelabuhan, penyederhanaan syarat memulai usaha dari 90 hari menjadi 17 hari, dan program-program lainnya.
Dalam kesempatan itu, Kuntoro juga mengungkapkan bahwa pemerintah akan kembali melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah dengan menggelar pertemuan pada bulan Mei 2010 nanti. Namun tempat pelaksanaannya belum ditentukan.
Pemaparan pencapaian program 100 hari oleh Kuntoro ini dianggap sebagai pengumuman pencapaian program 100 hari pemerintah yang terakhir. Selanjutnya, pemerintah akan fokus pada program setelah 100 hari.
(gun/nrl)











































