"Terindikasi ada 4 pelaku lari ke luar negeri. Diantara 4 ini ada seorang warga negara Bulgaria," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat(5/2/2010).
11 orang yang menjadi DPO yaitu, TC, YC, HEN, AG alias BS, AG alias BP, WIL, RON, Marinuf (WN Bulgaria), GUN, RIF, YONG. Edward menambahkan, polisi kini masih mengembangkan keterlibatan WN Bulgaria tersebut apakah merupakan bagian dari sindikat internasional.
"Kemungkinan itu (jaringan sindikat internasional) bisa saja. Atau ada yang bergabung dengan WNI atau membagi ilmunya ke pelaku," jelas jenderal bintang tiga tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Edward mengatakan upaya pengamanan terus dilakukan pihak bank. Masyarakat diminta tetap waspada dalam menggunakan ATM.
"Sistem ini harus tuntas diperbaiki, sehingga tidak ditembus oleh pelaku kejahatan," pungkasnya.
Awal pekan ini Mabes Polri telah mengamankan supervisor BCA Bandung berisial AS. Hari ini Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi menyatakan bahwa ada dua pejabat bank dari bank berbeda yang ditangkap. Selain AS, orang kedua itu adalah Andri Setiawan dari Bank Danamon.Β Andri ditangkap pada 22 Januari 2010.
(ddt/nik)











































