"Saya datang ingin memberikan perhatian sekaligus contoh pada masyarakat bahwa sekalipun beda pendapat tapi hubungan pribadi antar sahabat harus tetap dijaga," kata Adan Buyung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jumat (5/2/2010).
Buyung juga mengkritik sikap Kejaksaan dan KPK yang sama sekali tidak memberikan perhatian terhadap Antasari. "Dia kan jaksa puluhan tahun, tapi selama dapat musibah tidak ada korps Kejaksaan yang menengok. KPK juga tidak ada. Ini menurut saya tidak baik," katanya.
Usai wawancara, Buyung berjalan menuju ruang tahanan yang terletak di belakang PN Jakarta Selatan. Namun saat itu Antasari belum tiba.
Buyung kemudian masuk ke ruang sidang Oemar Seno Adjie. Ia lantas berbincang-bincang dengan pengacara Antasari antara lain Juniver Girsang, M Assegaf dan Maqdir Ismail.
(nal/iy)











































