Pemerintah Siapkan 35 Rumah Sakit Tangani Kasus SARS
Selasa, 27 Apr 2004 23:30 WIB
Solo - Kasus SARS kembali mewabah. Untuk mengantisipasi penularan serta menangani kemungkinan adanya pasien SARS di Indonesia, pemerintah telah menunjuk 35 rumah sakit. Seluruh rumah sakit yang ditunjuk itu juga telah diminta menerapkan kewaspadaan universal sesuai panduan yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan, Achmad Sujudi, usai memberikan sambutan pada pembukaan seminar nasional tentang tumbuhan obat yang diselenggarakan di Hotel Sari, Tawangmangu, Karanganyar, Selasa (27/4/2004)."Sejak munculnya wabah SARS setahun yang lalu di Taiwan dan Cina, hingga kini Indonesia masih aman. Namun demikian, kita harus mewaspadainya dan tidak boleh lengah. Untuk itu kita telah mempersiapkan 35 rumah sakit jika sewaktu-waktu ada kasus penularan SARS itu muncul," ujarnya.Langkah lain yang dilakukan Depkes dalam upaya pengawasan dan mendeteksi secara dini penularan SARS adalah melakukan koordinasi dengan pihak imigrasi maupun instansi-instansi terkait untuk menjaga pintu-pintu masuk bandara internasional yang ada di dalam negeri. Pengawasan intensif itu khususnya diberlakukan kepada orang yang baru saja bepergian dari Cina dan Taiwan.Selain itu, lanjutnya, pemerintah juga menyediakan dana khusus untuk penanggulangan wabah penyakit mematikan. Besarnya yang dialokasikan mencapai Rp 200 miliar. Dana sebesar itu, paparnya, sebagian sudah dipergunakan untuk menangani wabah demam berdarah yang mewabah di berbagai daerah di tanah air.
(ani/)











































