1 Mei, Cawapres Mega Sudah Bisa Diketahui
Selasa, 27 Apr 2004 21:47 WIB
Jakarta - Meski baru akan diumumkan secara resmi 3 Mei mendatang, namun calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri sudah bisa diketahui publik 1 Mei 2004."Tanggal 3 Mei mendatang paket final pasangan capres cawapres PDIP akan dilaporkan ke KPU, tapi tanggal 1 Mei masyarakat sudah bisa tahu. PDIP berketetapan untuk cawapres, politisi sipil yang agamis. Itu sudah keputusan," kata Wakil Sekjen PDIP Pramono Anung dalam konferensi pers di sela Rakernas PDIP ke-10 di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (27/4/2004) malam.Namun ketika diminta merinci nama cawapres dimaksud, Pram berkelit. Namun ditegaskan, pandangan umum daerah-daerah dalam Rakernas makin menguatkan hasil keputusan Rakernas ke-7 dan ke-8 mengenai cawapres yang akan mendampingi Mega yakni Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hamzah Haz dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi.Mengenai peluang antara Hamzah Haz dan Hasyim Muzadi untuk mendampingi Mega, menurut Pram, relatif berimbang. Namun Pram menolak menjelaskan jumlah dukungan terhadap masing-masing tokoh tersebut.Berkaitan dengan pertemuan wakil PDIP dengan Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gus Dur, dijelaskan alumnus ITB tersebut, sebenarnya pertemuan jajaran PDIP dengan PKB sudah berlangsung berulang kali."Saya sendiri sudah bertemu Gus Dur dua kali. Kita sudah bicara panjang lebar, tapi memang belum ada hal konkret. Pertemuan tersebut baru merupakan silaturahmi," katanya.Menyinggung pernyataan Gus Dur yang tidak merestui Hasyim Muzadi menjadi cawapres, Pram sekali lagi menolak berkomentar. "Itu adalah persoalan internal (PKB). Kita tidak akan mencampuri masalah internal. Prinsip Mbak Mega apapun yang dipilih beliau jangan sampai merusak hubungan internal," demikian Pranomo Anung.
(ani/)











































