"Ini konsep untuk menambah kuantitas dan kualitas SDM kita yang masih kurang," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Paimin di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis (4/2/2010).
Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap pengkajian dengan melibatkan pakar pemadam kebakaran serta tiga perguruan tinggi yakni Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Universitas Indonesia (UI).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paimin juga membantah jika pendirian akademi tersebut nantinya akan bekerja sama dengan Malaysia. "Kedatangan Datuk Wan Muhammad Noor Ibrahim (Ketua Pemadam Kebakaran Malaysia) hanya silaturahmi, tidak ada kaitanya dengan rencana ini. Ini murni kita," papar Paimin.
Menurut Paimin nantinya pendidikan petugas pemadam kebakaran tersebut akan setara dengan tingkat pendidikan Diploma I hingga Diploma III. "Saat ini lokasi yang disiapkan yakni Pusat Pendidikan dan Pelatihan DPK-PB DKI di Ciracas, Jakarta Timur," jelas Paimin.
Berdasarkan data Dinas Damkar dan PB DKI Jakarta, pada tahun 2009 total jumlah personil petugas lapangan pemadam kebakaran mencapai 3.063 orang. Namun, pada tahun 2010 ini sebanyak 216 petugas pensiun.
"Petugas lapangan menyusut menjadi 2.847 orang. Damkar setidaknya membutuhkan tambahan personil sebanyak 7.500 an," pungkas Paimin.
(her/ndr)










































