Rusuh Ambon, 26 Orang Tewas
Selasa, 27 Apr 2004 20:20 WIB
Jakarta - Korban akibat kerusuhan di Ambon, Minggu (25/4/2004) lalu, terus berjatuhan. Saat ini, tercatat sebanyak 185 korban dengan 26 orang tewas, termasuk dua anggota Brimob. Selain itu, 159 korban mengalami luka-luka, dimana 105 orang terpaksa dirawat di rumah sakit dan 54 korban lainnya sudah diizinkan pulang.Demikian diungkapkan Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Basyir Ahmad Barmawi, dalam keterangan persnya di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (27/4/2004) malam.Dijelaskan Basyir, berdasarkan hasil penyelidikan Polda Maluku, saat ini ditangkap 32 orang yang seluruhnya simpatisan Republik Maluku Selatan (RMS). Mereka kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Maluku.Dari ke-32 orang itu, 23 di antaranya ditangkap di kawasan Kudamati, Ambon. Kawasan Kudamati adalah pemicu awal kerusuhan dimana kediaman Ketua Front Kedaulatan Maluku (FKM) Alex Manuputty di kawasan itu menjadi tempat upacara pengibaran bendera RMS. Selain itu, lanjut Basyir, sebanyak 6 simpatisan RMS ditangkap di Pulau Aboru, 2 orang ditangkap di Saparua dan seorang lagi dibekuk di Kota Ambon."Sampai sekarang pasukan masih berada di sana. Koordinasi masih terus dilakukan. Sejak meletus kejadian pada 25 April, masyarakat sudah resmi melaksanakan jam malam. Sedangkan status siaga satu sudah diberlakukan sejak tanggal 24 April malam dan sampai sekarang status itu belum dicabut," papar Basyir.Menurut dia, pihak kepolisian akan melakukan beberapa langkah berkaitan dengan pengamanan di Ambon. Di antaranya dengan sweeping senjata yang akan dilakukan jajaran kepolisian, dibantu instansi lainnya. Diakui Basyir, selain sejumlah bendera yang berhasil disita, polisi belum menemukan senjata rakitan maupun proyektil yang digunakan dalam insiden berdarah 25 April lalu. "Sayangnya sampai sekarang proyektil belum ditemukan karena proyektil tersebut menembus korban," ujar Basyir.Namun demikian, lanjut dia, kondisi di Ambon hingga Selasa malam ini sudah cukup kondusif. Senin (26/4/2004) kemarin, tercatat dua batalyon TNI telah diberangkatkan ke Ambon. Selain itu, 4 satuan setingkat kompi (SSK) pasukan Brimob juga diberangkatkan dari Kelapa Dua, Depok.
(ani/)











































