"Demi kepentingan semua pihak agar tidak saling mengganggu kita berencana membangun area demo," ujar Kepala Bidang Taman Kota Pemprov DKI Dwi Bintarto saat dihubungi detikcom, Kamis (4/2/2010).
Menurut Dwi selama ini banyak warga DKI yang mengeluh saat terjadi aksi unjuk rasa karena membuat pengguna jalan yang lain menjadi terganggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya area demo tersebut akan dibuat tepat di belakang patung Arjuna Wijaya (patung kuda di Bundaran Indosat) namun tetap berada di luar area Monas.
"Itu lokasi sesuai dengan yang disetujui gubernur," tambahnya.
Meski demikian Dwi mengaku jika hal ini baru sebatas rencana dan saat ini sedang dilakukan kajian secara mendalam agar tidak ada pihak yang nantinya merasa dirugikan dengan pembuatan area demo tersebut.
"Masih dikaji, tidak bisa sembarangan," tuturnya.
Saat ditanya apakah jika area ini jadi dibangun, aksi unjuk rasa di sekitar Jakarta Pusat wajib di area tersebut, Dwi belum bisa menjawabnya.
"Kalau toh nanti jadi dibangun, apakah nantinya harus demo di tempat itu atau tidak, itu urusan kepolisian karena mereka yang memberikan izin. kita hanya menyediakan fasilitas," tutupnya.
(her/anw)











































