Tindakan KPK 'Sembunyikan' Wisnu Subroto Dikecam

Kasus Anggodo

Tindakan KPK 'Sembunyikan' Wisnu Subroto Dikecam

- detikNews
Kamis, 04 Feb 2010 17:04 WIB
Tindakan KPK Sembunyikan Wisnu Subroto Dikecam
Jakarta - Pemeriksaan terhadap Mantan Jamintel Kejagung Wisnu Subroto terkait kasus Anggodo Widjojo terkesan ditutup-tutupi KPK. Saat masuk dan keluar gedung, Wisnu tidak terlihat batang hidungnya.

Bahkan, pada saat keluar gedung, Wisnu diketahui diantar oleh seorang pejabat internal KPK. Adalah Direktur Penuntutan KPK Ferri Wibisono yang tidak lain junior Wisnu di Kejagung yang mendampingi hingga bisa keluar lewat pintu samping.

Peneliti ICW Febri Diansyah, melihat diantarnya Wisnu oleh Ferri. Saat itu, para peneliti ICW dan LSM lain turun dari lift lantai 6. Rupanya di dalam lift sudah ada Wisnu dan Ferri.

"Pas masuk lift, kita melihat ada Wisnu Subroto dan Ferri Wibisono. Lampu yang menyala di lantai G. Suasana di lift kemudian hening," jelasnya pada wartawan, Kamis (4/2/2010).

Ternyata, Wisnu langsung diantar menuju mobilnya. Sikap diam-diam ini membuat para jurnalis yang menunggu Wisnu sejak pagi kecewa.

"Harus diperiksa apa inisiatif bersama atau pribadi Ferri. Sebab Wisnu disorot publik dalam kasus Anggodo dan Ayin," kecamnya.

Menurut Febri, tidak boleh ada diskriminasi terhadap saksi yang diperiksa KPK. "Kepercayaan bisa tercoreng dengan seperti ini. KPK nggak boleh diskriminasi, nggak ada bedanya Anggodo dan Wisnu Subroto," tegasnya.

Sejumlah jurnalis yang kecewa juga mengirimkan nota kekecewaan pada pimpinan KPK. Sebab insiden ini sudah berulang kali terjadi.

Ada sejumlah pejabat yang kerap keluar lewat pintu samping Gedung KPK dan diizinkan oleh pejabat internal. Contoh terakhir adalah Anggota DPR Komisi II Amrun Daulai. Ia keluar lewat pintu samping setelah menjalani pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi di Departemen Sosial.

Nota protes itu ditandatangani oleh 100 jurnalis. Mereka menuntut agar pimpinan KPK menjelaskan insiden ini.

Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah mengaku tidak tahu soal pemeriksaan tersebut. Namun ia berjanji akan melakukan evaluasi.

"Kita akan evaluasi. Saya tidak tahu, soalnya lagi di luar," ucapnya saat dihubungi lewat telepon. (mad/irw)


Berita Terkait