Bantuan Jepang melalui (Jepang International Coorperation Agency) tersebut berupa yaitu satu unit mobil, sepeda motor dua unit, 13 unit HT, dan dua unit komputer.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Penasehat Kapolri asal Jepang Yamazaki Hiroto kepada Kapolda Bali Irjen Polisi Sutisna di Pos Polisi Catus Patha atau BKPM (Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat) di Ubud, Gianyar, Bali, Kamis (4/2/2010).
Bantuan ini dioperasikan oleh polisi di BKPM atau Pospol yang terletak pada lantai dua kantor lurah Kuta.Β Sebelumnya, Jepang memberikan bantuan serupa di BKPM Bekasi, Jawa Barat.
Hiroto menjelaskan BKPM berperan membantu menjaga dan memberikan rasa aman kepada seluruh wisatawan yang berkunjung ke Ubud. "Warga kami juga (Jepang) akan merasa aman di Bali," kata Hiroto yang juga Manager Program JICA.
Sedangkan Sutisna menjelaskan BKPM lebih bersifat sosial kemasyarakatan dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat dan wisatawa yang berlibur di Ubud. "BPKM lebih mengedepankan peran serta antara polisi dan mayarakat dalam menanggulangi aksi kejahatan dan ketertiban masyarakat," katanya.
Sebelumnya, dua warga Jepang Rikasano dan Hiromi Shimada meninggal dengan cara dibunuh di kawasan wisata Kuta pada akhir tahun 2009.
(gds/djo)











































