"Ya benar. Ada tadi yang bagi-bagi duit," kata seorang pedagang di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2010).
Siapa penyebar uang di depan DPR itu hingga kini masih misterius. Para pedagang di DPR mengaku tidak tahu si 'dermawan' tersebut. Mereka tidak sempat memperhatikan si pengendara mobil ataupun jenis mobilnya.
Kejadian nyleneh itu berlangsung cukup cepat. Mobil tersebut melaju di antara pengendara mobil lainnya sekitar pukul 13.00 WIB. Para pedagang yang ada di sekitar DPR, langsung berebutan mengambil uang kertas senilai pecahan Rp 5.000, Rp 10.000, dan Rp 20.000 tersebut.
"Saya dapat Rp 60.000. Mobilnya jalan sambil sebarin duit. Kayaknya duitnya yang disebar nggak sampai Rp 1 juta," katanya.
Spontan Jl Gatot Subroto tepat di depan pintu gerbang DPR macet karena para pedagang berebutan uang di jalanan. Uang-uang kertas tersebut bentuknya masih baru seperti baru dicetak dari bank.
"Semua pedagang pada ngambil. Ya jalanan jadi macet karena kita pada rebutan," imbuhnya.
Sementara itu, petugas keamanan Gedung DPR tidak mengetahui pasti peristiwa bagi-bagi duit tersebut. "Nggak tahu," kata seorang petugas singkat. (gus/iy)











































