"Itu klaim yang sangat subyektif karena dia yang bikin program, dia yang menyusun indikator, dan dia yang menilai sendiri. Kalau begitu caranya jangankan dia ngomong 90 persen, ngomong 100 persen sah-sah saja kan dia yang bikin sendiri," ujar Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2010).
Muzani mengatakan, seharusnya SBY mencatat lebih rinci setiap kementeriannya. Apa yang sudah dilakukan dan yang belum dilakukan setiap kementerian.
"Caranya bukan mengklaim ini sudah berhasil beberapa persen. Kalau mau fair, dia menyerahkan penilaian kepada pihak lain," tukasnya.
Menurut Muzani, ada beberapa hal perlu dicatat yakni di bidang hukum dan kesejahteraan sosial. Di bidang hukum, saat awal pemerintahan, pemerintah disibukkan dengan membentuk berbagai tim untuk menghadapi beberapa masalah hukum.
"Justru program pemerintah yang lain jadi terlewatkan," jelasnya.
Di bidang Kesra, lanjut Muzani, harga-harga di pasaran lagi naik dan sementara pengangguran semakin banyak.
"Tak ada pembangungan yang siginifikan sifatnya. Jadi yang berhasil dimana?" tanya Muzani.
(gus/fay)










































