"Klaim itu berlebihan, dan nggak logis. Rakyat nggak merasakan apa-apa. Harga beras pada naik. Sembako naik. Banjir Kanal Timur belum selesai, masih proses, masa gitu dianggap 90 persen berhasil," kata Wakil Ketua Dewan Pakar DPP PPP Lukman Hakiem kepada detikcom, Kamis (4/2/2010).
Menurut Lukman, klaim keberhasilan SBY yang mencapai 90 persen hanya akan menjadikan rakyat marah. Sebab, rakyat tidak merasakan apa-apa dari klaim keberhasilannya itu. Harusnya SBY proporsional dalam mengklaim dan tetap didasarkan pada fakta lapangan, bukan laporan tertulis menterinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukman pun mencontohkan kegagalan nyata dalam hal birokrasi dalam program 100 hari pemerintahan SBY. Gagalnya ketua BKPM dilantik dan beberapa wakil menteri dilantik padahal sudah diumumkan sebelumnya dinilai sebagai bukti kongkret gagalnya program 100 hari dalam hal perbaikan birokrasi.
"Birokrasi belum selesai, pejabat setingkat mentri, BKPM, M Luthfi dan beberapa wakil menteri gagal dilantik, padahal sudah diumumkan. Bagimana itu, masak itu dianggap berhasil? Itu mah hancur lebur berantakan," pungkasnya.
(yid/iy)











































