"Konfrontir akan dipertimbangkan. Saya harap rekaman ini akan jadi jalan keluar untuk diadakannya konfrontir," kata Wakil Ketua Pansus Century Gayus Lumbuun di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2010).
Gayus memandang konfrontir perlu dilakukan untuk memperjelas data dan fakta yang diperoleh Pansus. Namun demikian Gayus tidak mau gegabah melakukan konfrontir agar tidak menimbulkan masalah baru.
"Dalam konfrontir itu perlu adanya pandangan etik untuk menghindarkan konflik langsung. Tapi sayannya salah-salah malah nanti rapat nggak terbuka," papar Gayus.
Pansus akan mengambil keputusan terkait konfrontir segera setelah rekaman rapat KSSK diputar. "Jadi mungkin pemutaran rekaman ini akan jadi solusi bagi konfrontir," tutup Gayus.
Rekaman yang akan diputar Pansus adalah rekaman Rapat Dewan Gubernur (RDG) tanggal 13 dan 20 Novemver 2010, dan Rapat KSSK tanggal 20 dan 21 November 2001. Total rekaman berdurasi 9 jam.
"Nanti kalau sudah dapat poinnya kita potong saja. Kalau masih panjang akan kita lanjutkan setelah rapat dengan KPK pukul 16.00 WIB," tutup Gayus.
(van/iy)











































