6 Hari di RS Kramatjati, TKW dari Riyadh Akhirnya Meninggal

6 Hari di RS Kramatjati, TKW dari Riyadh Akhirnya Meninggal

- detikNews
Kamis, 04 Feb 2010 10:42 WIB
Jakarta - Kisah duka Tenaga Kerja Wanita (TKW) terulang lagi. TKW asal Ciarapedes, Purwakarta, Eni binti Asum, meninggal dunia di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, sekitar pukul 04.00 WIB, setelah dirawat selama 6 hari. Eni pulang ke Tanah Air pekan lalu dalam keadaan depresi, diduga akibat dianaya majikannya.

"Meninggal tadi pagi sekitar pukul 04.00 WIB," kata bibi Eni, Ecin, saat dihubungi detikcom, Kamis (4/2/2010).

Diduga kuat, meninggalnya Eni akibat siksaan yang dialaminya di Riyadh. Oleh majikannya, Eni dianiaya hingga diberi suntikan sehari 10 kali tanpa diketahui jenis cairannya. Selain stres berat, Eni juga sempat pingsan saat menginjakkan kaki di Bandara Soekarno-Hatta akibat luka yang cukup parah. "Saya tidak tahu itu cairan apa," uajr Encin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain keadaan yang menyedihkan, paspor Eni juga ditahan oleh petugas Imigrasi Soekarno-Hatta. PJTKI yang mengirimnya, PT APP di Jl Pedati, Jakarta Timur, juga belum menunjukkan tanggung jawab.

Selama dirawat di RS, Eni nyaris tak mendapatkan pengobatan maksimal. Pihak rumah sakit sempat meminta sejumlah uang terlebih dahulu sebagai jaminan pengobatan.

"Kami dari kampung. Orang tidak mampu. Saya ke sini saja tahunya bukan dari PJTKI tapi dari sesama pasien yang kebetulan satu kampung," kisah Ecin sedih.

Saat ini, Eni sedang diotopsi untuk mengetahui sebab-sebab kematiannya. Lurah Desa Ciarapedas pun telah menuju Jakarta guna mengurus kepulangan jenazah Eni. "Jadi hingga saat ini kami tak tahu Eni meninggal karena apa. Semoga siang ini Eni sudah bisa dibawa pulang," ujar Ecin menahan tangis.

Eni telah bekerja di Riyadh selama 10 bulan. Dia memiliki 3 anak.

(asp/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini