Sutiyoso: Pendataan Pemilih Pada Pilpres Harus Maksimal
Selasa, 27 Apr 2004 13:34 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Sutiyoso mengaku prihatin dengan banyaknya warga DKI yang tidak terdaftar sebagai pemilih. Sutiyoso berharap, hal ini tidak terjadi pada pemilu presiden mendatang."Bagaimana bisa terjadi 1 juta lebih pemilih tidak terdaftar. Itu kan hak politik. Rakyat harus benar-benar diberikan hak politik semaksimal mungkin," kata Sutiyoso kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jl. Medan Merdeka Selatan, Selasa (27/4/2004).Sutiyoso menilai, hal lain yang memperburuk keadaan adalah rancunya data pemilih dari Biro Pusat Statistik (BPS). Menurut mantan Pangdam Jaya ini, banyak data BPS yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Terkait hal itu, sambung Sutiyoso, Pemda DKI akan proaktif membantu berbagai pihak dalam melakukan pendataan."Dulu kita bersikap sebagai fasilitator saja, sekarang kita mau lebih aktif lagi dalam pengumpulan data yang benar. Ini harus kita perhatikan, petugas RT dan RW bukan hanya diaktifkan tapi harus membantu KPUD dalam mendata warganya." tegas Sutiyoso.Sementara itu, Kepala Humas dan Protokoler Pemda DKI Muhayat menambahkan, Pemda DKI akan mengeluarkan imabuan kepada warga DKI untuk mengikuti pemilu presiden mendatang. Imbauan itu, kata Muhayat, disampaikan melalui surat yang akan dikirimkan kepada seluruh walikota di DKI Jakarta."Surat edaran itu isinya himbauan agar warga mendaftarkan diri sebagai pemilih. Surat ini akan dikirim kepada para walikota, dan mereka yang akan mensosialisasikannya," papar Muhayat.
(djo/)











































