"Kalau modelnya ngancam gini menjadi tidak indah, demokrasi menjadi tidak fair," kata Ketua DPP Partai Golkar, Priyo Budi Santoso, kepada detikcom, Kamis (4/2/2010).
Sebelumnya, Sekjen PD Amir Syamsuddin mengaku kecewa dengan sikap sejumlah partai koalisi yang menghembuskan isu pemakzulan. Amir menilai teriakan pemakzulan tersebut berbau revolusi, aneh dan layak diganjar reshuffle kabinet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dianggap membangkang, kita berpendapat tidak harus membeo dengan Partai Demokrat. Untuk kepentingan rakyat, kami punya sikap sendiri," jelas Priyo.
Jika SBY dan PD tidak menyukai sikap kritis Golkar, Priyo juga tidak keberatan kalau kader Golkar harus disingkirkan dari KIB II.
"Sepenuhnya kita kembalikan kepada PD sebagai partai pemenang pemilu bersama Presiden SBY untuk menarik mitra koalisinya. Kami tidak akan menghalangi presiden dan PD untuk menarik menteri kami," tegasnya. (van/lrn)











































