"Baru sebatas retorika-retorika saja. Meneg LH contohnya bilang akan menegur, tetapi ini kan hanya sebatas penyelesaian di media saja," ujar Kepala Departemen Advokasi dan Media M Teguh Surya.
Hal ini dikatakan dia dalam jumpa pers Koalisi Pemantau Mafia Kehutanan di Hotel Ibis, Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada political will pemerintah," terangnya.
Teguh menjelaskan laju perusakan hutan mencapai 1,8 juta hektar pertahunnya. Peruntukannya bermacam-macam, mulai untuk lahan kelapa sawit, pertambangan, hingga tempat tinggal.
(rdf/lrn)











































