Belanda Didesak Hentikan Genosida Maluku

Belanda Didesak Hentikan Genosida Maluku

- detikNews
Selasa, 27 Apr 2004 12:34 WIB
Den Haag - Segera kirim pasukan internasional ke Maluku sebelum semuanya terlambat. Pemerintah Belanda dan masyarakat internasional bertanggung jawab untuk ikut mengakhiri genosida di Maluku.Demikian seruan Front Kedaulatan Maluku (FKM) Belanda melalui ketuanya Willem Pelamonia, Senin malam atau Selasa (27/4/2004) WIB. Seruan tersebut merupakan hasil rapat emergency FKM, sebuah wadah baru dalam gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) yang memperjuangkan Maluku merdeka dan berdaulat."Sekarang inilah saatnya untuk intervensi, kalau tidak kita akan habis," kata Pelamonia seusai rapat yang digelar di Capelle aan den IJssel itu. Sehari sebelumnya, orang nomor satu FKM Belanda tersebut telah melakukan kontak per telepon ke Maluku, yang kembali bergolak sejak peringatan HUT Kemerdekaan RMS pada 25/4/2004 lalu.Menurut Pelamonia, situasi chaos di Maluku sengaja dipicu oleh militer Indonesia dengan pasukan khususnya. Tak lupa ia juga menuding kelompok fundamentalis muslim, yang sengaja mengganggu perayaan HUT Kemerdekaan Republik Maluku Selatan. "Skenario ini sengaja diciptakan militer, yang memperoleh keuntungan dari kekacauan di Maluku. Dengan begitu mereka tetap bisa terus mencengkeramkan kukunya," demikian Pelamonia.Pelamonia mendesak politisi, pemerintah Belanda dan masyarakat internasional untuk segera mengakhiri pergolakan di Maluku, yang disebutnya sebagai praktik genosida. Ia mengingatkan pemerintah Belanda mengenai tanggung jawabnya terhadap rakyat Maluku. "Empat abad lamanya rakyat Maluku mengabdi kepada kerajaan,'' ungkit Pelamonia. (es/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads