"Tapi benar ada tersangka dari pihak BCA yang sementara ada di dalam (tahanan)," kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang saat jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (3/2/2010).
Edward menjelaskan, oknum pejabat tersebut masih diselidiki apakah memilih kaitan dengan jaringan pembobolan rekening ATM di Bali. Ia meminta agar semua pihak jangan cepat membuat kesimpulan yang prematur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah itu masih link (terkait dengan Bali) nanti kita tentunya dalami. Ini masih sangat prematur kita simpulkan," tambahnya.
Sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan bahwa, oknum pejabat bank yang ditangkap adalah pejabat yang mempunyai tugas berkaitan dengan sistem keamanan ATM. Namun, Ito enggan menjelaskan lebih lanjut terkait modus dan peranannya.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, oknum pejabat tersebut diduga berinisial AS. AS merupakan salah seorang supervisor di kantorย BCA wilayah di Bandung.
(ape/ndr)











































