Disebut Sebagai Racun di Timur Tengah, Israel Protes PBB

Disebut Sebagai Racun di Timur Tengah, Israel Protes PBB

- detikNews
Selasa, 27 Apr 2004 11:23 WIB
Jakarta - Pemerintah Israel mengirimkan surat protes resmi kepada Sekjen PBB Kofi Annan. Isinya, Israel mengecam komentar yang dicetuskan seorang utusan tinggi PBB untuk Irak, yang menyebut Israel "racun besar" di Timur Tengah.Duta Besar (Dubes) Israel Dan Gillerman mengatakan, komentar Lakhdar Brahimi tersebut "pedas dan bias" dan hanya menambah keprihatinan mengenai objektivitas PBB menyangkut konflik Israel-Palestina.Keributan ini muncul pada pekan lalu ketika Brahimi diwawancarai radio France Inter. Dalam kesempatan itu, pejabat PBB itu mengritik kebijakan Israel yang represif dan dukungan Amerika Serikat terhadap negara Yahudi itu.Demikian seperti diberitakan Associated Press, Selasa (27/4/2004). Dituturkan Brahimi, upayanya membantu membentuk pemerintahan interim di Irak kian dipersulit dengan kebijakan Israel terhadap Palestina. "Tidak diragukan lagi bahwa racun besar di wilayah ini adalah kebijakan dominasi Israel, dan penderitaan yang diberikan ke rakyat Palestina... dan ketidakadilan kebijakan ini dan dukungan yang sama tidak adilnya dari Amerika Serikat untuk kebijakan ini," tutur Brahimi saat itu.Namun juru bicara PBB Fred Eckhard berusaha untuk menjauhkan badan dunia itu dari statemen Brahimi tersebut. "Brahimi hanya mengungkapkan pandangan pribadinya," tukasnya.Brahimi yang mantan menteri luar negeri Aljazair itu, melanjutkan kritikannya terhadap Israel dalam wawancara di televisi ABC beberapa hari kemudian. Bahkan menurutnya, apa yang diungkapkannya mewakili pandangan di dunia Arab."Menurut saya ada kesamaan suara di dunia Arab, bahkan juga di dunia lainnya, bahwa kebijakan Israel adalah keliru, kebijakan Israel itu brutal, represif dan mereka tidak berminat dengan perdamaian," ujar Brahimi. (ita/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini