Hasyim Muzadi Akan Maju Tanpa Restu Gus Dur dan PKB

Hasyim Muzadi Akan Maju Tanpa Restu Gus Dur dan PKB

- detikNews
Selasa, 27 Apr 2004 10:50 WIB
Surabaya - Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi nampaknya sudah berkeras hati untuk tetap maju dalam perebutan kursi RI 2. Tentangan keras dari kubu Gus Dur dianggap angin lalu. Bersama Wiranto atau Megawati?"Satu dua hari ini sudah akan ada keputusan,"kata sumber detikcom yang dekat dengan Hasyim Muzadi, Selasa (27/4/2004). "Pak Hasyim akan maju tanpa Gus Dur dan juga tanpa PKB," tandasnya. "Jadi tidak perlu restu-restuan segala," tambahnya.Meski secara kelembagaan PBNU tidak dalam kapasitas mendukung ataupun menolak, menurut dia, seluruh jaringan PBNU bersama lembaga-lembaga otonom-nya, akan bekerja keras menyukseskan Hasyim Muzadi.Lantas Hasyim akan menjadi cawapres untuk Megawati atau Wiranto? "Peluang bagi keduanya sangat terbuka. Di forum Halakah Nasional Alim Ulama NU Se-Indonesia, hal itu akan diputuskan," katanya. Forum itu sendiri digelar di Hotel Somerset, Surabaya, sejak Senin (26/4/2004) malam. Forum itu dibuka oleh Presiden Megawati.Seusai acara pembukaan, Megawati melakukan pertemuan tertutup dengan para kiai NU, antara lain KH Muchid Muzadi, KH Masduki Mahfud, KH Idris Marzuki, KH Said Agil Shiraj, KH Isham Syafaat, KH Mas Subadar, KH Zainuddin Jazuli, KH Amin Husein, dll.Menurut sumber detikcom, dalam pertemuan tertutup itu, Megawati meminta agar para kiai NU segera memberi restu kepada Hasyim Muzadi. Restu para kiai NU itu dinilai penting dan akan menjadi pijakan Megawati di dalam mengambil keputusan untuk menentukan siapa kandidat cawapres pilihannya.Di sisi lain, Wiranto yang juga hadir dalam forum halakah itu juga sangat berminat menggandeng Hasyim Muzadi sebagai cawapres. "Golkar masih akan menemui Gus Dur dulu. Namun kabarnya ada atau tidak ada restu dari Gus Dur Golkar akan maju terus," katanya. "Makanya hari ini atau besok, keputusan sudah akan ada," tambah sumber detikcom. Dari kalangan PDIP diperoleh informasi, Megawati sebenarnya sudah merasa cocok menggandeng Hasyim Muzadi sebagai pasangannya. Kecocokan Mega terhadap Hasyim tersebut, tak terlepas dari peran penting, Menperindag Rini MS Soewandi. Adalah Rini pula, bersama suaminya, Didik Soewandi, yang menfasilitasi kunjungan Presiden Megawati ke ponpes Al Hikam, Malang, yang dipimpin Hasyim MUzadi, beberapa bulan lalu. Rini dan Didik memang memiliki hubungan yang erat dengan Hasyim. Kabarnya, orang tua Didik, yang pada waktu menjadi bupati di sebuah kota di Jawa Timur, sudah menjalin kedekatan dengan Hasyim.Peran Rini dalam menggandeng Hasyim menjadi kian penting setelah Rini masuk dalam tim Mega Center. Tim inilah yang memiliki akses langsung ke Megawati dalam urusan penentuan calon mitra. Pentingnya peran Rini juga tergambar jelas dalam acara pembukaan Halakah Nasional Alim Ulama NU di Surabaya itu. Rini duduk di tengah, di antara Megawati dan Hasyim.Namun, meski Megawati sudah cocok dengan Hasyim, ayunan langkah tak gampang diputuskan. Berbagai kalkulasi lain nampaknya masih menjadi pertimbangan. "Mega masih perlu diyakinkan adanya dukungan NU secara riil kepada Hasyim," kata sumber detikcom di PDIP.Nah, kata sumber detikcom yang dekat dengan Hasyim, Megawati sudah akan memperoleh apa yang diinginkannya itu dalam satu dua hari ini. "Sekali lagi, seluruh jaringan NU akan memberi dukungan penuh pada Pak Hasyim. Pak Hasyim akan maju tanpa harus memperoleh restu Gus Dur, dan tanpa lewat PKB,"katanya dengan mantap. (bdi/)


Berita Terkait