Hasan Tiro Tersangka, Polri dan Deplu Enggan Dikonfirmasi

Hasan Tiro Tersangka, Polri dan Deplu Enggan Dikonfirmasi

- detikNews
Selasa, 27 Apr 2004 09:24 WIB
Jakarta - Presiden GAM Hasan Tiro ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Stockholm Swedia. Namun Mabes Polri dan Deplu masih enggan dikonfirmasi."Saya juga baru baca. Saya hubungi dulu Pak Aryanto, dia ketua timnya," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Soenarko saat dihubungi detikcom, Selasa (27/4/2004).Konfirmasi kemudian dilakukan kepada Direktur I Keamanan dan Transnasional Mabes Polri Brigjen Pol Aryanto Sutadi. "Nanti saja yah, saya sedang rapat," tukasnya saat ditanya apakah Mabes Polri sudah mengetahui informasi tersebut.Selang satu jam, Aryanto yang dihubungi kembali detikcom mengaku masih rapat. "Rapat belum selesai. Nanti saya pasti kasih keterangan soal itu," kilahnya.Sementara Soenarko pun menjawab hal senada. "Saya belum dapat info dari Pak Aryanto, dia sedang rapat, saya juga sedang rapat. Nantilah pasti ada keterangan," katanya saat kembali dihubungi.Konfirmasi pun dilakukan kepada Jubir Deplu Marty Natalegawa. "Maaf, saya belum bisa confirm. Saya tidak mau mendahului pejabat yang lebih berwenang," elaknya saat dihubungi detikcom.Kemarin siang, wartawan yang ngepos di Mabes Polri memang sempat melihat ada mobil kedutaan yang diparkir sekitar satu jam di halaman Mabes Polri. Namun tidak ada bendera negara sehingga tidak diketahui dari negara mana.Seperti dilansir Koran Tempo, Kejaksaan Stockholm akan memanggil 3 petinggi GAM di Swedia untuk dimintai keterangan sebagai tersangka berkaitan dengan dugaan keterlibatan mereka dalam pemberontakan bersenjata GAM di NAD.Mereka adalah Presiden GAM Hasan Tiro, PM GAM Teungku Malik Mahmud, dan Menlu GAM Zaini Abdullah. Namun pemeriksaan bisa terhambat jika bukti fisik yang dijanjikan Mabes Polri belum diterima Swedia. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads