"Saya tidak turut campur urusannya. Tentu saja sebagai anak yang sudah dewasa, harus bertanggung jawab. prinsip hidup saya, setiap anak harus bertanggung jawab atas perbuatannya," ujar Adnan Buyung Nasution saat ditemui wartawan sebelum berbicara dalam Talkshow 'Peranan Media dalam Penegakan Hukum di Indonesia' di Kampus Atmajaya, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (3/2/2010).
Adnan mengetahui dugaan keterlibatan anaknya sejak beberapa hari yang lalu. Ia lalu langsung mengkonfirmasi ke anaknya perihal kasus ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lawyer barambut perak ini juga menampik jika 'serangan' ke anaknya, sebagai bagian dari serangan balik ke dirinya, atas sikap kritisnya saat menjabat ketua tim 8.
"Tidak, saya tidak merasa ini serangan balik, jangan terlalu dicari-carilah, kalau memang perkra itu obyektif aja, ya harus dihadapi," katanya.
Putra Adnan Buyung Nasution alias Buyung Iken Nasution disebut-sebut ikut terlibat dalam kasus itu, lantaran saat itu ia menjabat Komisaris PT Atmadhira Karya, sebagai perusahaan rekanan yang ditunjuk langsung oleh Departemen Sosial.
(gun/ndr)











































