"Kondisi Bilqis relatif stabil. Kita usahakan Bilqis minum susu saat take off atau landing," ujar Bije, paman Bilqis saat dihubungi, Rabu (3/2/2010).
Bilqis yang setiap hari terapi akupuntur, Selasa (2/2/2010) kemarin tidak melakukan terapi akupuntur. Bilqis hanya melakukan pemeriksaan darah. "Hasil darah masih di luar normal," imbuh dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bije juga tidak tahu sampai kapan proses operasi berlangsung. "Belum tahu. Karena proses screening, antara 1 minggu sampai 1 bulan. Kemudian akan diputuskan untuk operasi transplantasi hati," jelas Bije.
Bilqis yang lahir pada 20 Agustus 2008 ini baru diketahui mengidap Atresia Bilier saat usianya menginjak 2 minggu. Sekujur tubuhnya menghitam dan kekuningan. Perutnya buncit dan gatal di seluruh tubuhnya. Kotorannya pun berwarna kuning pucat.
Gerakan Koin Cinta untuk Bilqis dibentuk pada 25 Desember 2008 lalu. Jumlah koin yang terkumpul sudah mencapai Rp 1,108 miliar. Dengan berbekal uang itulah Bilqis dapat melakukan operasi.
(nik/iy)











































