Rakernas PDIP: Hamzah atau Muzadi?
Selasa, 27 Apr 2004 06:58 WIB
Jakarta - PDIP hari ini menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Kemarin, Mega dan Hamzah Haz menjalani medical check up. Kemarin juga, Mega bertemu Hasyim Muzadi disaksikan 24 kiai kharismatik NU. Jadi, Hamzah atau Muzadi-kah pendamping Mega?Rakernas PDIP akan digelar di Hotel Sahid Jaya, Jakarta pada Selasa (27/4/2004) mulai pukul 09.00 WIB. Salah satu agendanya membahas pendamping capres PDIP yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.Memang tidak ada yang heboh dalam agenda Rakernas PDIP hari ini. Pasalnya wacana pencarian cawapres PDIP senantiasa mengerucut pada 2 orang, yakni Ketua Umum PPP Hamzah Haz dan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi.Nah, yang cukup menarik perhatian justru 2 kegiatan Mega kemarin yang bisa dikatakan tanpa saksi wartawan.Kemarin pagi, Mega dan Hamzah menjalani medical check up di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Keduanya tidak datang bersama, namun sama-sama terkesan menghindari wartawan. Tidak satu pun wartawan yang dapat menyaksikan, apalagi mengabadikan gambar Mega dan Hamzah di RSPP.Hasil medical check up RSPP itu sendiri akan dijadikan second opinion atas hasil pemeriksaan kesehatan serupa yang akan dilakukan di RSPAD sesuai ketentuan KPU bagi capres dan cawapres.Uniknya, menurut sumber di PPP, Hamzah rupanya mendapat pesan dari Mega untuk menyiapkan berbagai kelengkapan persyaratan untuk Pilpres mendatang. Padahal Mega dan Hamzah sendiri secara resmi belum memastikan akan bergandengan tangan.Kegiatan Mega kemudian berlanjut pada malam harinya. Dia melakukan pertemuan tertutup dengan 24 kiai kharismatik NU di Hotel Sommerset Surabaya.Lumayan, pada pertemuan ini wartawan bisa menyaksikan, bahkan sempat mengabadikan gambar Mega yang malu-malu saat ditodong fotografer bersalaman dengan Muzadi. Mega saat itu membuka acara Halaqah Nasional Alim Ulama yang merupakan pertemuan 200 ulama dan kiai NU se-Indonesia.Tapi cuma sampai di situ saja wartawan bisa menyaksikan. Ketika Mega melakukan pertemuan tertutup dengan kiai kharismatik NU, tidak satu pun wartawan bisa mengikutinya atau mengambil gambarnya.Entah apa yang dibicarakan Mega dengan para kiai. Spekulasi pun menyebutkan Mega sedang melamar secara resmi Muzadi melalui kiai. Namun usai pertemuan, Muzadi menegaskan belum ada lamaran dari Mega.Apalagi, kata Muzadi, Mega masih menunggu hasil Rakernas PDIP. Sebab Mega tidak mungkin melamar atas nama pribadi.Jadi, siapakah yang akan dilamar PDIP sebagai cawapres? Mega sendiri sudah 'berpesan' kepada Hamzah untuk mempersiapkan diri. Mega sendiri pula sudah menemui Muzadi plus 'menghadap' para kiai kharismatik NU. Hamzah kah? atau Muzadi kah? Kita tunggu saja hasil Rakernas PDIP.
(sss/)











































