Â
"Demo yang kita lakukan di masa reformasi harus mengedepankan demokrasi yang beradab. Tapi sekarang demonstrasi itu biadab," kata Ruhut kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/2/2010).
Menurut politisi berambut kuncir dan beranting ini, semua pihak bisa saja menyuarakan aspirasinya. Tetapi harus disampaikan secara arif dan beretika, bukan semaunya sendiri.
"Biarlah rakyat yang menilai, rakyat sudah muak. Kita harus menghormati etika politik, kepolisian harus tegas sebagai Kamtibmas," ancam Ruhut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(amd/iy)











































