Hasil dari pemilihan tahunan dari para pembaca majalah Conde Nast Traveler sangat mengejutkan masyarakat Ubud. Ubud terpilih sebagai kota terbaik se-Asia dengan skor 82.5 dari total skor penuh 100. Demikian rilis yang disampaikan Ubud Hotels Association kepada detikcom, Rabu (3/2/2010).
Tempat kedua berpihak pada Bangkok dengan skor 82.2, tempat ketiga adalah Hong Kong dengan skor 81.3, diikuti oleh Chiang Mai dengan 80.9, Kyoto dengan 80.2. Disusul Singapura
(79.6), Shanghai (75.9), Jaipur (74.2), Tokyo (72.9) dan Hanoi (69).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah perayaan pun digelar pada Sabtu (30/1/2010) di Puri Ubud. Masyarakat dan tokoh Ubud menyaksikan langsung penyerah-terimaan penghargaan berupa plakat kepada perwakilan dari masyarakat Ubud. Ubud dihuni sekitar 8.000 jiwa.
Tiap tahun, para pembaca majalah Conde Nast Traveler memilih kota-kota favorit mereka dalam sebuah voting dengan 6 kriteria yaitu atmosfir/suasana, budaya/situs, keramahtamahan, akomodasi, restoran dan belanja.
Sebelumnya, Ubud belum pernah masuk ke dalam daftar peringkat kota terbaik se-Asia versi majalah Condé Nast Traveler. Namun, tahun 2009, Ubud langsung menduduki posisi teratas, mengalahkan kota-kota lain dengan skor tertinggi di kriteria keramahtamahan.
"Ini benar-benar kejutan yang menyenangkan. Atas nama masyarakat Ubud, saya mengucapkan terimakasih kepada para wisatawan yang berkunjung dan lalu memilih Ubud," ungkap Tjokorda Putra Sukawati, tokoh Puri Ubud.
(gds/nrl)










































