"Kalau itu (tuduhan Bendera) benar, saya harus dihukum. Tetapi kalau itu tidak benar dia harus dihukum. Kecuali dia minta maaf secara terbuka," ujar Rizal Mallarngeng ini usai menjadi moderator diskusi "100 Hari SBY dan Arah
Ekonomi Indonesia" di Kantor Freedom Institute yang baru, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (2/2/2010) malam.
Adik Menteri negara pemuda dan olah raga (Menegpora) ini pun memberikan syarat jika Bendera ingin berdamai dengan dirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian Rizal mengaku jika proses hukum harus tetap berjalan meskipun nantinya pihak Bendera sudah meminta maaf kepada dirinya.
"Itu kan tindak pidana, memfitnah orang secara terbuka dengan sengaja. Kalau anda dibilang seperti itu anda rela nggak? Kan istri saya marah, anak
saya malu," tandas Rizal.
Rizal pun berharap agar Bona dan Ferdi memenuhi panggilan kepolisian untuk membuktikan siapa yang salah dan siapa yang benar.
"Buktikan di pengadilan, nggak boleh donk melawan hukum. Itu kan hukum, bagaimana pun aparat pengadilan, polisi dan segala macam itu institusi hukum," pungkasnya.
Aktivis Bendera Mustar Bona Ventura dan Ferdi menolak penetapan tersangka atas kasus pencemaran nama baik Edhie Baskoro (Ibas) Cs. Mereka pun menolak untuk memenuhi pemanggilan polisi dan siap melakukan perlawanan. (her/Rez)











































