"Lalu lintas tersendat apalagi ini kan jalur ekspor impor. Tersendat dari lampu merah JITC, sampai Ramayana," ujar Sutimanto, Ketua Forum Pekerja Operator Head Truck, saat dikonfirmasi pukul 15.20 WIB, Selasa (2/2/2010).
Menurut Sutimanto, aksi para pekerja outsourcing yang menuntut dijadikan karyawan tetap ini, dilakukan hingga pihak perusahaan memenuhi tuntutan mereka. "Sampai tanggal 8 Februari kita pastikan tetap demo," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senin (1/2/2010) kemarin, ratusan karyawan JITC juga berdemo. Dalam aksinya mereka sempat bentrok dengan Kepolisian karena memaksa masuk untuk bertemu dengan pengelola terminal.
Pada Senin malam, manajemen PT JICT dalam rilisnya menyatakan, layanan operasional bongkar muat PT JICT berjalan normal dengan 64 Head Truck dan 25 Rubber Tyred Gantry Crane.
(nik/nrl)










































