Peristiwa itu menimpa toko mebel Persada di Jl Raya Kedungmundu. Warga setempat sempat geger. Mereka berkerumun saat polisi berdatangan.
Menurut informasi yang dihimpun, pelaku berjumlah 4 orang. Mereka datang dengan mobil Kijang dan berlagak seperti pembeli. Namun ketika hendak dilayani, mereka langsung menyergap korban.
"Mereka mengancam dengan senjata api dan senjata tajam. Semua tidak berani melawan atau berteriak," kata Rika, karyawan toko tersebut.
Setelah berhasil menyekap 7 orang di kamar, pelaku beraksi. Mereka mengobrak-abrik isi brankas. Sebuah ponsel, bilyet, dan uang, digasak. Kerugian diperkirakan Rp 10 juta.
Kapolresta Semarang Selatan AKBP Nurcholis mengatakan, pihaknya masih menyelidiki tempat kejadian perkara. "Nanti kita periksa korban," katanya di lokasi.
"Seluruh korban (penyekapan) selamat. Tak ada penganiayaan," imbuhnya.
(try/djo)











































