Tolak Capres Militer, Foto Wiranto Dibakar
Senin, 26 Apr 2004 15:17 WIB
Jakarta - Penolakan capres yang berasal dari kalangan militer terus terjadi. Puluhan aktivis Komite Aksi Mahasiswa Peduli Demokrasi (KAMPD) membakar foto Wiranto, sebagai simbol penolakan tersebut.Aksi pembakaran foto mantan Panglima TNI itu dilakukan olah KAMPD saat menggelar unjuk rasa di Kampus Sekolah Tinggi Informasi dan Komputer, Jl. BRI, Radio Dalam, Jakarta Selatan, Senin (26/4/2004)."Kami menolak capres yang berasal dari kalangan militer. Nama Wiranto juga terkait berbagai kasus pelanggaran HAM, seperti tragedi Trisakti dan Semanggi. Jika wiranto atau wakil dari militer lainnya naik, demokrasi tidak akan berjalan. semua diselesaikan dengan kekerasan," Ushu Luddin, salah seorang mahasiswa.Bagaimana dengan Susilo Bambang Yudhoyono? Ushu mengatakan, seperti Wiranto KAMPD juga menolak kehadiran SBY sebagai capres. "Pembakaran foto Wiranto adalah simbol penolakan kami. Di sisi lain, kami memang tidak punya foto SBY," ujarnya sambil tersenyum.Selain membakar foto Wiranto, para demonstran juga membakar seragam militer. Tidak hanya itu, KAMPD juga membagikan selebaran yang berisi 10 agenda reformasi total yang harus dilakukan oleh presiden terpilih.Sepuluh agenda reformasi total itu antara lain, menegakan supremasi hukum, berani mengadili Soeharto dan kroninya, berani memberantas KKN, berani melakukan penegasan terhadap dwi fungsi ABRI, dan berani memberantas Orde Baru sebagai parpol maupun watak politik.
(djo/)











































