Si pengebom meledakkan bom yang disembunyikannya dalam abaya (jubah hitam yang menutupi seluruh tubuh mulai dari kepala hingga ujung kaki) saat sedang berada di antara para peziarah Syiah yang sedang berjalan menuju Karbala, sekitar 110 kilometer sebelah selatan Baghdad, untuk perayaan keagamaan.
"Pada pukul 11.45 kemarin, seorang wanita yang mengenakan sabuk berisi bahan peledak meledakkan dirinya di tengah-tengah kerumunan peziarah yang akan pergi ke Karbala," kata Mayor Jenderal Qassim Atta, juru bicara komando operasional Baghdad seperti dilansir News.com.au, Selasa (2/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan bom bunuh itu merupakan aksi paling mematikan di Irak tahun ini. Meski beberapa hari ini serangkaian serangan bom terus terjadi di Irak.
Pada 26 Januari lalu, serangan bom bunuh diri di markas forensik Irak di Baghdad menewaskan 18 orang. Serangan yang diklam dilakukan oleh Islamic State of Iraq, sebuah kelompok Al Qaeda itu juga melukai 80 orang lainnya.
Kelompok yang sama mengklaim bertanggung jawab atas tiga serangan bom di hotel-hotel di Baghdad hari sebelumnya. Serangan itu menewaskan setidaknya 36 orang dan melukai 71 orang lainnya.
Tahun lalu hampir 400 orang tewas dan lebih dari 1.000 lainnya luka-luka dalam rentetan serangan bom mobil di gedung-gedung pemerintah.
(ita/iy)











































