Gus Dur Bertemu Sri Sultan
Senin, 26 Apr 2004 13:05 WIB
Yogyakarta - Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gus Dur melakukan pertemuan dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X. Seperti biasa, Gus Dur menyebut pertemuan ini hanya silaturahmi biasa.Pertemuan dua tokoh tersebut digelar di Kepatihan, Jl. Maliboro, Yogyakarta, Senin (26/4/2004). Pertemuan berlangsung selama hampir 1,5 jam.Usai pertemuan, Gus Dur yang dicegat wartawan mengatakan, kedatangannya hanya sekedar silahturahmi biasa. Gus Dur membantah kalau dirinya menawarkan posisi calon wakil presiden kepada Sri Sultan."Oh tidak, sampeyan itu terlalu menganggap rendah beliau. Mosok kepada beliau ngomong nyang-nyangan padake nang Pasar Bringhardjo wae ( Masak kepada beliau berbicara soal tawar menawar, seperti di Pasar Bringhardjo saja). Saya kira beliau itu tepat mempunyai kedudukan sebagai pemimpin bangsa," ungkap Gus Dur.Dalam kesempatan itu Gus Dur kembali menegaskan, dirinya tidak akan mengikuti pemilu jika SK KPU No. 26/2004 tentang syarat kesehatan capres. Menurut Gus Dur SK tersebut memang dibuat untuk mengganjal dirinya."Saya sudah berbicara kalau saya itu diganjal terus-terusan, maka saya tidak akan menunjuk siapapun dan tidak akan ikut-ikutan lagi. Pe pe en negara kono (Ambil saja itu negara). PKB tidak akan mengajukan capres, wong mengajukan saja tidak diterima. Untuk apa," tutur Gus Dur.Lalu bagaimana dengan nasib suara PKB? Mantan Ketua Umum PB NU menjawab sekenanya. "Kok mikir itu, ya terserah PKB," ungkap Gus Dur.
(djo/)











































