"Saya tetap kader PAN. Ini hanya organisasi gerakan sosial. Kalau nanti jadi partai politik, ya kita duduk lagi, kita hitung dulu," kata Didik kepada detikcom, Senin (1/2/2010).
Menurut mantan Ketua Komisi VI DPR ini, saat ini dirinya banyak berkecimpung di dunia akademik dan membatasi diri di PAN. Didik membantah bergabung ke ND karena tidak diakomodir dalam kepengurusan PAN di bawah komando Hatta Rajasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pasti, saya tetap akan di PAN dan nggak keluar. Tetapi saya akan lebih banyak ke akademik mencurahkan waktu dalam kegiatan akademik. Tapi tidak boleh apolitik kan saya?," imbuhnya.
Didik mengakui adanya kemungkinan ND akan menjadi partai politik. Namun Didik merasa tidak berhak membicarakan hal itu saat ini karena memang ND dibangun atas dasar komitmen ormas.
"Kemungkinan jadi partai ada, kemungkinan tidak, juga ada. Yang pasti saat ini ND itu organisasi sosial dan kemasyarakatan," pungkas Didik yang menjadi salah satu deklarator ND.
(yid/asy)











































