PDIP Minta Semua Pihak Objektif Nilai Kinerja Megawati
Minggu, 25 Apr 2004 20:05 WIB
Jakarta - PDI Perjuangan (PDIP) meminta semua pihak agar bersikap objektif dan proporsional dalam mengevaluasi kinerja pemerintahan Megawati. Hal ini diungkapkan menanggapi banyaknya tudingan bahwa Megawati gagal mengawal reformasi."Janganlah kekurangan yang ada sekarang menghapus kebaikan dan keberhasilan yang sudah dicapai. Penilaian itu tidak objektif sebab banyak juga hasil positif yang sudah dicapai dalam tiga tahun terakhir ini." kata Ketua Fraksi PDIP DPR, Tjahyo Kumolo, dalam perbincangannya dengan wartawan di sebuah restoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (25/4/2004).Orang dekat Taufik Kemas ini juga membantah bila pemerintahan yang ada sekarang ini lebih buruk dibandingkan dengan zaman Soeharto. "Dari sejak awal memerintah, Megawati sudah dihadapkan dengan situasi yang berat seperti ancaman diisntegrasi, ekonomi yang morat marit bahkan kalau kita bisa nilai negara ini sudah hampir bangkrut." Ujarnya."Tapi, orang-orang kok lupa atau pura-pura lupa bahwa sebenarnya persoalan itu merupakan warisan dari pemerintahan sebelumnya," tegasnya.Ia mencontohkan keberhasilan pemerintahan Megawati antara lain dapat meredam separatis yang terjadi di Aceh dan Papua serta konflik Poso dan Ambon. "Pendekatan persuasif yang dilakukan di Papua sudah berhasil meyakinkan masyarakat disana untuk tetap bernaung di dalam NKRI. Padahal sebenarnya semua konflik yang terjadi ini adalah karena selama rezim sebelumnya, masalah ini tidak diselesaikan." kata Tjahyo.Terakhir, dirinya mengaku yakin bila Megawati diberi kesempatan untuk memimpin negeri ini maka kondisi Indonesia akan makin membaik. "Kita masih butuh pemimpin yang jujur, tanpa dendam dan tidak pernah menghujat apalagi memfitnah. Dan kita tetap membutuhkan pemimpin yang mampu bekerja sekalipun banyak kebijakan yang dibuat selama ini tidak populis. Dan semua itu ada pada Mbak Mega," demikian Tjahyo Kumolo.
(mar/)











































