"Giginya sekarang mau copot lagi 3. Harus cabut juga. Belum tahu biayanya berapa," kata kakak Andi, Widia, pada detikcom lewat telepon, Senin (1/2/2010).
Kondisi ini membuat sistem pencernaan Nuryadi agak terganggu. Terutama untuk proses mengunyah makanan. "Makannya harus dari pinggir lalu dibawa ke tengah," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sambil nunggu perbannya kering. Sampai sekarang belum kering," ceritanya.
Andi kini masih tergolek lemas di ranjang. Tidak banyak aktivitas yang bisa dilakukan oleh pria asal Cibitung tersebut. Komunikasi juga belum bisa terlalu lancar.
"Mudah-mudahan setelah lukanya kering bisa langsung pulang," harap Widia.
Andi Susanto (31) kehilangan lima giginya dan menerima 51 jahitan di bibir setelah rokok yang diisapkannya, Clas Mild produksi PT Nojorono, meledak pada 28 Januari 2010.
(mad/nrl)











































