Hal ini tampak dari bercak darah korban penembakan yang tersebar di seluruh area rumah. Di halaman, di kamar, di dapur, hingga di halaman belakang rumah yang terletak di kota Ciudad Juarez, Mexico itu, masih tampak ceceran darah sisa para korban.
Dari rekaman video yang dilansir BBC.co.uk, Senin (1/2/2010), terlihat jelas bercak darah yang masih menempel di TKP. Bahkan, ada satu lokasi di dekat pintu belakang rumah, di mana darah yang terkumpul membentuk kubangan. Mengerikan!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka masuk ke dalam rumah dan langsung menembaki anak-anak itu tanpa pandang bulu," tutur salah seorang tetangga.
Sementara, keluarga korban dan para tetangga hanya bisa terisak pilu di luar TKP untuk meratapi para korban. Satu regu angkatan darat juga masih bersiaga di lokasi.
Peristiwa ini adalah insiden penembakan yang ketiga kali sejak September 2009. Dalam waktu 2 minggu, 28 remaja terbunuh di dua lokasi penembakan dekat pusat rehabilitasi narkoba.
Lokasi penembakan ini berada di kawasan Ciudad Juarez, kota yang berbatasan langsung dengan wilayah Texas, Amerika Serikat. Perang antargeng memang kerap terjadi di wilayah ini. Sedikitnya 2.500 nyawa melayang gara-gara perang dan narkoba. (mad/nrl)











































