PBNU: Info Pertemuan Hasyim-Gus Dur Diputarbalikkan

PBNU: Info Pertemuan Hasyim-Gus Dur Diputarbalikkan

- detikNews
Minggu, 25 Apr 2004 17:19 WIB
Yogyakarta - PBNU dan Gus Dur seolah kebakaran jenggot pasca pertemuan Gus Dur dan Hasyim Muzadi. Pasalnya, pertemuan di Sukabumi itu, menurut Gus Dur, dipelintir menjadi restu Gus Dur pada Hasyim untuk masuk bursa capres/cawapres.Ketua PBNU Ahmad Bagdja langsung mengklarifikasi. Menurutnya, ada pihak-pihak yang sengaja memutarbalikkan fakta dan berita terutama berkaitan dengan pertemuan Gus Dur dan Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi pada 24 April lalu di Sukabumi.Klarifikasi Bagdja disampaikan dalam jumpa pers di Hotel Garuda, Jl.Malioboro, Yogyakarta, Minggu (25/4/2004). Menurutnya, ada pihak-pihak ketiga itu tidak rela bila keduanya bertemu dan terjadi silaturahmi."Ada pemutarbalikan fakta dan berita berkaitan dengan pertemuan Gus Dur dengan Pak Hasyim. Kita melakukan klarifikasi ini agar diketahui oleh masyarakat, warga NU dan jajaran PKB," kata Bagdja.Menurut Bagdja, pertemuan antara Gus Dur dan Hasyim di Cisaat-Sukabumi, hanya dilakukan berdua saja di dalam sebuah ruangan yang dikunci atas permintaan Gus Dur. Sedangkan yang lain diminta di luar."Gus Dur pada waktu itu meminta yang lain keluar sehingga tidak ada yang tahu isi pembicaraan keduanya. Baik Pak Hasyim dan PBNU, tidak pernah membicarakan kepada pihak luar mana pun. Terutama menyangkut masalah restu atau minta restu atau direstui. Jadi, itu tidak ada dalam pembicaraan tersebut," paparnya. Sekadar diketahui, belum diketahui media mana yang memelintir pertemuan itu. Dari pantauan detikcom, media massa hanya menyebut pernyataan Hasyim Muzadi dan itu pun tidak menyitir soal restu-restuan. Namun tiba-tiba saja Gus Dur di Jakarta tadi tampak emosi dan menyangkal telah merestui Hasyim."Pak Hasyim menyatakan, saya tidak terbiasa dalam mencapai suatu tujuan itu berlindung dan merugikan Gus Dur unuk kepentingan saya. Jadi, kita dan Pak Hasyim melihat ada pihak ketiga yang mendistorsi dan memberikan informasi pertemuan Gus Dur dan Pak Hasyim untuk kepentingan sendiri dan tidak rela keduanya terjadi saling silaturahmi. Padahal, kiai-kiai NU, generasi muda NU, PKB, menghendaki keduanya terjadi komunikasi yang baik," ungkap Bagdja.Bagdja menjelaskan, pertemuan kedua orang itu berlangsung selama 1 jam 5 menit. "Kedatangan Pak Hasyim itu dijemput oleh Aris Junaidi. Sesampai di Sukabumi, sudah ada Gus Dur, Alwi Shihab, Arifin Junaedi, Nur Iskandar, dan Umar Wahid. Setelah ada pertemuan keduanya, mereka berada di luar," jelasnya.Bagdja kembali menegaskan ada pihak yang tidak menghendaki Gus Dur dan Hasyim berkomunikasi. "Dan kita tidak tahu siapa yang tidak menghendaki itu," tegasnya."Menurut Pak Hasyim, pembicaraan dengan Gus Dur hanya mengenai NU, jaringan NU, terutama di tingkat internasional," demikian Bagdja. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads