Jangan Dikotomikan Sipil-Militer
Cawapres Amien Tergantung KPU
Minggu, 25 Apr 2004 12:55 WIB
Yogyakarta - Amien Rais adalah salah satu capres yang hingga kini belum mendapatkan jodoh. Cawapresnya, kata Ketum PAN ini, justru tergantung dari KPU. Amien menyatakan, kalau sebelum 30 April KPU sudah mengumumkan hasil final Pemilu 5 April, maka pada tanggal 30 April, Amien akan mengumumkan cawapresnya. "Tapi kalau sampai 30 April belum selesai, kita bersabar sampai selesainya perhitungan resmi dari KPU karena kalau belum diihitung secara resmi dan belum disahkan, maka tentunya rakyat akan terkaget-kaget karena ada pasangan yang terpisah-pisah," urai Amien.Amien menyatakan itu saat dicegat wartawan di sela-sela pertemuan dengan pengelola RS PKU Muhammadiyah di Hotel Syafir, Jl.Laksdya Adisucipto, Yogyakarta, Minggu (25/4/2004)."Kita lebih baik setel kendo (tarik ulur) alami saja dan kita doakan KPU segera mengumumkannya," harap Amien. Sekadar diketahui, KPU akan menetapkan hasil pemilu pada 28 April, paling lambat 5 Mei.Lebih lanjut Amien menyatakan, saat ini dia tengah mencari pasangan orang nasionalis first class yang religius. "Bisa dari militer, atau sipil," tandasnya.Amien mengaku dia telah bertemu mantan Wapres Try Sutrisno di kediamannya. Try Sutrisno memperingatkan Amien Rais agar tidak membedakan sipil dan militer."Mas Amien, Anda tolong jangan dipertentangkan itu sipil murni atau itu sipil tidak murni karena ada mantan militernya. Karena ini sudah zaman reformasi, andaikata pasangan adalah sipil-sipil, ndak usah digarisbawahi sipil murni. Itu seolah-olah akan memojokkkan teman-teman purnawirawan," papar Amien menceritakan pesan Try.Amien menegaskan, saat ini soal gender juga tidak ada diskriminasi. Jawa dan Luar Jawa juga tidak ada diskriminasi. "Demikian juga sipil-militer, itu tidak ada lagi," ujarnya."Jadi, sekarang terpulang pada masing-masing pasangan untuk bertanding menawarkan program dan mearih simpati rakyat," demikian Amien Rais.
(nrl/)











































