Kader Perempuan Ingin PKS Jadi Oposisi Saja
Minggu, 25 Apr 2004 11:35 WIB
Jakarta - Menjadi oposan ada di otak anggota perempuan majelis syuro PKS yang saat ini sedang bersidang di Hotel Bidakara. Hal ini mengingat perolehan PKS yang 7,5% dalam pemilu legislatif lalu.Ketum PKS Hidayat Nurwahid memberi bocoran bahwa ada 5 anggota majelis syuro dari kalangan perempuan, semuanya berkonsensus menginginkan PKS menjadi oposisi."Dasar usulan mereka adalah setelah meminta pandangan dari banyak kalangan seperti aktivis kampus, aktivis perempuan, dan majelis taklim. Mereka meninginkan PKS lebih baik mengokohkan komitmen agar jangan sampai PKS seperti parpol lain yang mengubah keputusannya sendiri. Itu akan timbulkan citra negatif karena PKS dianggap tidak konsisten," papar Hidayat di sela-sela Musyawarah Majelis Syuro (MMS) IV PKS di Hotel Bidakara, Jl.Gatot Subroto, Jaksel, Minggu (25/4/2004).Yang dimaksud "mengubah keputusan" adalah bahwa pada musyawarah sebelumnya, keluar keputusan bahwa jika PKS tidak mendapatkan 20% suara, maka PKS tidak akan mengajukan capres dari kadernya sendiri."PKS diharapkan sungguh-sungguh berpikir bagaimana menjaga amanat rakyat. Baru mungkin pada tahun 2009 berpikir yang lain," sambung Hidayat. Adapun lima kader wanita itu adalah Nurtanita Nasution, Aan Rohana, Ilyas Yusroh, Septi, dan Herlina Amran.Ditanya, apakah nantinya akan ada fit and proper test terhadap kandidat capres? "Memang sampai saat ini ada usulan perlu dilakukan fit and proper test, tapi tampaknya tidak bisa dilakukan sekarang ini. Kita akan kaji jauh lagi. Dan sejauh ini kita belum bisa sebutkan nama. Karena belum diputuskan," demikian Hidayat.
(nrl/)











































