Alwi Heran, Penzalim Gus Dur Merengek-rengek pada PKB
Minggu, 25 Apr 2004 10:48 WIB
Jakarta -
Sebagai pemenang pemilu nomor tiga, PKB punya gengsi tersendiri. Apalagi banyak partai yang melirik padanya untuk berkoalisi. Dan hingga kini PKB masih jual mahal menjatuhkan partnernya."PKB saat ini ibarat gadis cantik yang dilirik berbagai kalangan," komentar Ketum DPP PKB Alwi Shihab sebelum pembukaan Mukernas PKB di Golden Ballroom Hotel Hilton, Jl.Sudirman, Jaksel, Minggu (2/4/2004) pukul 10.00 WIB."Tapi saya heran dengan mereka yang dulu menzalimi Gus Dur dan PKB, sekarang justru merengek-rengek dan bertekuk lutut untuk berkoalisi dengan PKB," sindir Alwi. Yang dimaksud Alwi adalah pengalaman tahun 2001, saat Gus Dur dilengserkan oleh parpol-parpol di DPR dan Megawati mengambil alih posisi Gus Dur sebagai presiden.Hadir dalam pembukaan Mukernas itu Wakil Ketum Mahfud MD dan pimpinan PKB lainnya. Ketua Dewan Syuro PKB, Gus Dur, sampai saat ini belum tiba di lokasi. Sementara, acara saat ini adalah pencapaian dan problematika Pemilu dengan pembicara Khofifah Indar Parawansa. Acara ini terbuka untuk wartawan.Alwi menjelaskan, dalam Mukernas ini PKB akan membicarakan cawapres yang akan mendampingi Gus Dur berasarkan 9 kriteria yang telah disepakati. Gus dur dijadwalkan akan menjadi pembicara pada sesi kedua untuk memaparkan perkembangan politik nasional pada pukul 13.00 WIB.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































