Bagi Habibie, ada tiga faktor penting untuk menjadikan SDM Indonesia handal. Ketiganya adalah pendidikan, pelaksanaan riset dan teknologi secara berkesinambungan, dan penyediaan lapangan pekerjaan.
"Bersyukur di Indonesia pendidikan sudah mendapat tempat di UUD. Saat ini pemerintah tinggal menjabarkan UUD itu secara lebih terarah sesuai kebutuhan pasar," kata Habibie dalam pidato penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa (Dr HC) di Balairung, Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Sabtu (30/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Menristek itu juga meminta agar diberi insentif perpanjakan dan pembinaan bagi para peneliti untuk bekerja sama dengan lembaga riset pemerintah dan swasta, maupun milik asing yang ada di Indonesia. Habibie juga meminta agar perkembangan internet juga perlu diarahkan dan dimanfaatkan dengan baik.
"Indikator-indikator makro memang menarik dan harus diperhatikan. Tapi juga harus diimbangi dengan indikator-indikator mikro, seperti lapangan pekerjaan, kemiskinan, pengangguran, dan sebagainya," ujar Habibie.
(asy/gah)











































