Lima - Otoritas Peru menyatakan telah berhasil mengevakuasi sekitar 2.500 pelancong yang terjebak tanah lonsor dan banjir di dekat Machu Picchu, kota kuno peninggalan bangsa Inca. Mereka diangkut dengan 12 helikopter yang hilir mudik selama hampir sepekan.
"Tidak satu pun turis yang tertinggal di Machu Picchu atau di kota Aguas Calintes," kata Menteri Pariwisata Peru, Martin Perez, seperti dikutip dari
AFP, Sabtu (30/1/2010).
Dia menambahkan, anggota polisi dan militer telah melakukan pencarian secara menyeluruh di hotel-hotel yang berdekatan dengan zona wisata itu. Dan hasilnya, tidak ada turis yang tertinggal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martin mengatakan, para diplopat dari beberapa negara yang warga negaranya termasuk di antara 2.500 wisatawan itu telah berkumpul di bekas Ibu Kota Inca, Cusco. Mereka juga telah diajak terbang ke situs untuk dengan ketinggian 2.350 meter itu untuk memastikan tidak ada turis yang belum ditolong.
(irw/gah)