Tewaskan Satgas Arhanudse-1,Tukang Ojek Ditahan Polisi
Sabtu, 24 Apr 2004 21:33 WIB
Ambon - Dua pelaku pembunuhan anggota Satgas Kostrad dari Yonif Arhanudse-1 Pratu Teguh Harianto kini telah diamankan pihak kepolisian. Para pelaku tersebut adalah kakak-beradik yang berprofesi sehari-hari sebagai tukang ojek di Pasar Kota Piru,Ibukota Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku. Hal ini dinyatakan Plh Kapendam XVI/Pattimura Mayor TNI Paiman Sudjatmiko kepada wartawan petang ini (Sabtu,24/04/04)di Makodam XVI/Pattimura Jl. Diponegoro Ambon.Paiman menjelaskan, peristiwa naas yang menimpa Pratu Teguh Arianto itu, bermotif dendam dari pelaku terhadap diri korban. Bermula dari kesalahpahaman antara korban dengan warga setempat yakni Dominggus di Pasar Ikan Piru. Merasa tidak puas dengan sikap Pratu Teguh Arianto, Dominggus kemudian pulang ke rumah dan memberitahukan kejadiannya kepada adiknya Jonathan, yang juga berprofesi sebagai tukang ojek.Pada hari berikutnya, Rabu (21/4) sekitar pukul 09.00 WIT,Pratu Teguh Arianto bersama temannya Prada Ermas pergi menuju Pasar Ikan Piru. Dalam perjalannya, mereka diserang dari arah belakang. Pratu Teguh Arianto mendapat pukulan dengan benda keras dibagian belakang kepala sehingga jatuh tersungkur. Sementara Prada Ermas yang berusaha menolong korban justru diserang hingga yang bersangkutan memilih untuk melarikan diri meninggalkan korban yang sudah tergeletak ditanah. Prada Ermas kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Jaga Arhanudse-1. bersama beberapa anggota Arhanudse-1 lainnya, mereka kembali ke lokasi kejadian untuk melihat kondisi Pratu Teguh Arianto. Namun belum sempat ditangani secara medis, akhirnya korban tewas. Kasus tersebut sudah diserahkan sepenuhnya kepihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan. "Kakak beradik itu sudah dijadikan tersangka dan sementara diamankan di Polres Maluku Tengah," ujar Paiman.
(jon/)











































