"Buat saya, konfrontir itu urgensinya tidak tinggi," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum sebelum acara Diskusi Forum dengan tema "Modernisasi Politik" di Hotel Grand Hyatt, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (29/1/2010).
"Kalau untuk informasi data-data yang penting kan sudah didapatkan oleh Pansus dengan kesaksian dari Pak JK, Ibu Sri Mulyani, maupun Pak Boediono," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau untuk kebutuhan menghadirkan teater politik, itu bisa dilakukan. Ya, kalau untuk menghasilkan sebuah show," kata mantan anggota KPU itu.
Menurut Anas, sampai saat ini Pansus masih bekerja untuk merumuskan kesimpulan. Namun, partainya sendiri sudah mengantongi kesimpulan itu, terutama menyangkut bailout Rp 6,7 triliun kepada Bank Century.
"Proses bailout itu adalah kebijakan darurat yang diambil untuk menyelamatkan Indonesia dari krisis perbankan. Apalagi pada masa itu ada ancaman krisis dalam dunia perbankan," tandasnya.
(lia/irw)











































