Sri Mulyani: Bukan Naik Gaji, Tapi Remunerasi & Belum Dilaksanakan

Gaji Pejabat Naik 20%

Sri Mulyani: Bukan Naik Gaji, Tapi Remunerasi & Belum Dilaksanakan

- detikNews
Jumat, 29 Jan 2010 11:59 WIB
Sri Mulyani: Bukan Naik Gaji, Tapi Remunerasi & Belum Dilaksanakan
Jakarta - Pemerintah berkelit tidak pernah berencana untuk menaikan gaji pejabat. Yang ada hanyalah program remunerasi, yaitu pemberian tunjangan tambahan yang diberikan sesuai dengan kinerja masing-masing pejabat.

"Jadi tidak ada kenaikan gaji. Mohon dikoreksi, yang ada adalah remunerasi," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani usai mengikuti acara diskusi bertajuk 'Feed The World' di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (29/1/2010).

Menurut Sri, anggaran untuk remunerasi tersebut sudah disusun dengan anggota dewan. Sehingga, sudah mendapat persetujuan. Namun, hingga saat ini program tersebut belum dilaksanakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Waktu itu, prosesnya kita bikin. Kita menyusun survei ke seluruh lembaga negara. Seperti Menteri, DPR, DPD, MPR, Gubernur, Bupati, MA, MK dan lain-lain. Di sana nanti kita lihat kesetaraan dan sampai saat ini belum dilaksanakan," jelasnya.

Dirjen Perbendaharaan Negara Harry Purnomo saat dikonfirmasi sebelumnya juga menegaskan, pemberian kenaikan gaji belum dilakukan. Peraturan Pemerintah untuk pengesahan kenaikan gaji belum diterbitkan presiden.

Sementara menurut Wakil Ketua Komisi XI Achsanul Qosasi, kenaikan gaji pejabat sekitar 10-20 persen bergantung pada instansinya. Kenaikan dilakukan untuk mengurangi korupsi dan meningkatkan produktivitas. (mad/nwk)



Berita Terkait