Ratusan Mahasiswa Makassar Tolak Capres dari Militer

Ratusan Mahasiswa Makassar Tolak Capres dari Militer

- detikNews
Sabtu, 24 Apr 2004 10:20 WIB
Jakarta - Ratusan mahasiswa dua universitas di Makassar berunjuk rasa menolak capres dan cawapres dari kalangan militer. Selain membakar ban bekas, mereka juga memblokir Jl. Urip Sumohardjo.Penutupan Jl. Urip Sumohardjo, Makassar, ini berdampak pada macetnya sejumlah ruas jalan lainnya. Pasalnya, Jl. Urip Sumohardjo adalah jalan protokol yang merupakan satu-satunya akses menuju dan keluar dari kota Makassar.Lalu lintas di sejumlah jalan, seperti Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Gunung Bawakaraeng, dan Jl. Abdullah Daeng Sirua, macet total. Ratusan kendaraan yang ada sama sekali tidak bisa bergerak.Aksi para mahasiswa dari Universitas 45 dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) pada hari ini, Sabtu (24/4/2004), adalah dalam rangka memperingati tragedi April Berdarah (Amarah), 8 tahun lalu. Saat itu akibat melakukan unjuk rasa menentang kenaikan ongkos angkutan umum, 3 mahasiswa UMI tewas tertembak aparat keamanan.Peringatan 8 tahun tragedi Amarah itu kali ini dijadikan momentum oleh para mahasiswa untuk menolak capres dan cawapres dari unsur militer. Sejumlah poster dan spanduk penolakan terhadap militer dibentangkan di sepanjang jalan Urip Sumohardjo.Hingga saat ini asap hitam masih terus mengepul dari puluhan ban bekas yang dibakar. Hal ini membuat suasana di tempat tersebut semakin semrawut. Telebih beberapa mahasiswa bersikap arogan. Mereka memukuli mobil dan kendaraan lain yang melintas.Aparat kepolisian sendiri masih mencoba bersikap persuasif. Mereka belum mengambil langkah yang lebih tegas dan hanya terlihat sibuk mengatur lalu lintas. (djo/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads